"Tahun 1984 kita pernah swasembada beras, dan pemerintah harus bisa mengembalikan posisi tersebut dalam swasembada beras tersebut," lanjut pria asli Kediri ini.
Pihaknya menyadari keputusan pemerintah dalam impor beras dikarenakan situasi negara lagi menghadapi cuaca ekstrem El Nino.
"Karena ini jelas akan mengguras devisa negara," jelasnya.
Keputusan pemerintah dalam impor beras, sambung Subianto, memiliki konsekuensi logis di antaranya subsidi terhadap petani harus ditingkatkan jangan sebaliknya seperti saat ini pupuk subsidinya dikurangi sehingga sulit untuk didapat petani, sehingga petani tidak kesulitan mendapatkan pupuk dan juga tidak kesulitan mendapatkan air.
”Di musim kemarau saat ini .Dan yang tidak kalah penting pasca panen, petani harus dijamin dan dilindungi negara NTP (Nilai Tukar Petani) harus tetap terjaga dan baik," terangnya.
