Kata dia, bahan bakar terdiri dari unsur padat, cair dan gas yang dapat menjadi pemicu kebakaran, sedangkan udara menyediakan oksigen yang dibutuhkan api untuk terus membakar, lalu panas berfungsi sebagai pemicu awal yang memulai proses pembakaran.

"Ketiga unsur ini jika berkumpul sekaligus, maka terjadi kebakaran," jelas Martoyo Awaluddin.

Di samping itu, Dosen Poltekkes, Subiati, mengatakan bahwa sebanyak 50 mahasiswa mengikuti pelatihan ini. Mereka merupakan mahasiswa Jurusan Teknologi Laboratorium Medis.

"Tentunya pelatihan ini bertujuan memberikan edukasi kepada para mahasiswi agar mampu menggunakan APAR untuk memadamkan api. Apalagi mereka kerap bersentuhan dengan bahan kimia yang mudah terbakar, sehingga melalui pelatihan ini wawasan mereka meningkat dan mampu mengantisipasi risiko kebakaran," imbuhnya. (A)

Penulis: Ardi Bin Waris