Dan tugas terakhir, melaporkan hasil pengawasan dan jumlah ternak kurban di wilayah Konawe Selatan, mulai tanggal 6 sampai dengan 11 Juli 2022.
Baca Juga: Kominfo Buton Tengah Maksimalkan Publikasi Pengembangan UMKM GO Online
“Selama 3 hari ini kita bersama-sama dokter hewan, penyuluh peternakan yang didampingi petugas dari Polres Konsel dan Polres Kota Kendari melakukan pemeriksaan sapi kurban di lapangan maupun pemeriksaan lalu lintas ternak, dan belum ada ditemukan penyakit mulut dan kuku," ungkap Suwardi.
Langkah dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Konawe Selatan ini, tentu saja mendapat apresiasi dari sejumlah masyarakat, utamanya bagi pembeli sapi hewan kurban.
“Penyakit mulut dan kuku ini tentu saja mengkhawatirkan bagi kami. Mengingat untuk kurban, dibagikan pada masyarakat sekeliling masjid kami. Tapi dengan intensitas petugas terjun ke lapangan memantau kesehatan hewan, sedikit banyak kita sudah yakin aman, dan halal," ujar Rustam, warga Kota Kendari yang kerap membeli hewan kurban di Konawe Selatan. (B)
