Rahmat berharap dengan adanya pemasangan perangkat ini, informasi dari BMKG dapat tersampaikan dengan cepat dan akurat serta digunakan sebagai acuan dalam bertindak menghadapi potensi gempa susulan.
"Sekiranya memang misalnya terjadi gempa dan tidak berpotensi tsunami, hal itu dapat segera tersampaikan kepada masyarakat sekitar tempat terdampak di Kabupaten Mamuju dan sekitarnya, sehingga tidak membuat keresahan yang berlebihan," lanjutnya.
Ia menambahkan, berdasarkan data BMKG gempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah Majene, Sulawesi Barat merupakan jenis gempa kerak dangkal atau shallow crustal earthquake yang diakibatkan adanya aktivitas sesar aktif, sehingga potensi gempa susulan diprakirakan masih akan terjadi. (C)
Reporter: Marwan Azis
Editor: Fitrah Nugraha
