Masa inkubasi virus rabies adalah 14 hari, jika timbul gejala, masyarakat akan segera mendapat penanganan untuk diisolasi di rumah sakit. Pasalnya rumah sakit di Sulawesi Tenggara sudah punya ruang isolasi khusus untuk orang terinfeksi rabies.
Baca Juga: Dinkes Lapor Lagi Satu Anak Meninggal Akibat Rabies di Timor Tengah Selatan
Ridwan mengatakan, hingga kini belum ada laporan kasus rabies di Sulawesi Tenggara, meski begitu pihaknya tetap waspada terhadap virus tersebut. Kabupaten Konawe dan Konawe Selatan jadi daerah yang paling diwaspadai karena banyaknya populasi anjing.
Dilansir dari Yankes.kemenkes.go.id, setelah masa inkubasi, orang yang tertular virus rabies akan mengalami gejala mirip flu, demam otot melemah, kesemutan atau merasa terbakar di area gigitan, sakit atau nyeri kepala, demam, mual dan muntah, merasa gelisah, bingung atau terancam tanpa ada penyebab, hiperaktif, halusinasi, insomnia atau gangguan tidur, kesulitan menelan ketika makan atau minum serta produksi air liur berlebih.
Gejala rabies pada manusia berkembang secara bertahap dimulai dengan gejala awal yang mirip flu lalu berkembang menjadi gangguan neurologis yang parah. Meski bisa berakibat fatal, pasien tetap berpeluang sembuh asal segera diobati setelah terpapar virus rabies. (B-Adv)
