“Apalagi saat ini kita akan menyambut hari raya Idul Adha 1443 H dan tentunya seluruh peternak harus memperhatikan syarat serta SOP yang berlaku," sambungnya.

Tak hanya itu, lanjut Buher, pihaknya berharap agar para peternak aktif untuk melakukan vaksinasi pada hewan ternak mereka. Sehingga sama-sama saling bahu membahu memberantas wabah PMK.

Baca Juga: Dinas PUPR Muna Barat Tindaklanjuti Pencetakan 400 Hektare Sawah Baru

Sementara itu, di lain tempat, Gubernur  Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta kepada bupati dan wali kota se-Jatim untuk segera turun mengecek dan memantau sentra penjualan hewan kurban yang biasanya banyak dijumpai di pinggir jalan atau tanah lapang.

"Di tengah wabah penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak, kami ingin memastikan bahwa masyarakat Jatim bisa beribadah dengan baik utamanya ketika salat Idul Adha dan dapat melakukan penyembelihan hewan kurban. Sehingga proses penyembelihan sampai penyaluran hewan kurban bisa aman dan higienis," ungkap mantan mensos tersebut saat berada di Malang. (B)