KENDARI, TELISIK.ID - Aksi tawuran akhir-akhir ini kerap melibatkan pelajar, terakhir tawuran melibatkan dua sekolah di Kota Kendari, dan yang terbaru 11 orang geng motor yang diamankan polisi rata-rata merupakan pelajar.

Menanggapi hal itu, pihak kepolisian dan Pemerintah Kota Kendari menggelar deklarasi anti tawuran dan kekerasan siswa/siswi SMP, SMA,SMK dan MA se-Kota Kendari di ruang pola Kantor Balaikota Kendari, Rabu (25/1/2023).

Kapolresta Kendari Kombes Pol Muh Eka Fathurrahman mengatakan bahwa kegiatan deklarasi tersebut akan ditindaklanjuti dengan upaya-upaya konkrit dengan turun langsung ke sekolah.

"Jadi tindak lanjutnya polisi akan masuk langsung ke sekolah," ujar Eka Fathurrahman.

Eka Fathurrahman menjelaskan, media sosial dan keterbukaan informasi salah satu faktor utama sering terjadinya kenakalan remaja khususnya pelajar, sehingga memudahkan terjadi kumpul-kumpul yang rawan berpotensi tindak kriminal.