“Semoga hari-hari berikutnya seperti sekarang ini. Sebelumnya mengantre lama, memakan waktu sekiranya 1 jam, sekarang bisa cuma 10 menit menunggu untuk mengisi BBM roda dua,” ujar Arafah.

Ia juga berharap pemerintah daerah dapat membuat regulasi terkait kendaraan yang pajaknya telah mati serta pengaturan bagi masyarakat yang mengantre BBM.

“Semoga saja pemerintah daerah ada regulasi untuk peraturan kendaraan yang mati pajak atau para pengantri BBM,” katanya.

Selain SPBU Bonggoeya, kondisi antrean juga terpantau normal di sejumlah SPBU lain di Kota Kendari.

Di SPBU Puuwatu, berdasarkan pantauan telisik.id, hanya terlihat dua mobil yang melakukan pengisian BBM. Sementara di SPBU Teratai, terdapat tiga mobil yang sedang mengisi BBM.