Menurutnya, perbedaan harga yang cukup jauh membuat sebagian pengguna Pertamax beralih menggunakan Pertalite.
"Harga Pertalite Rp 10.000 per liter, sedangkan Pertamax Rp 16.600 per liter. Antrean panjang seperti ini mulai terjadi sejak harga Pertamax naik karena banyak pengguna Pertamax beralih ke Pertalite," ujar Hanura kepada telisik.id.
Ia menambahkan, kondisi serupa tidak hanya terjadi di SPBU Saranani, tetapi juga hampir seluruh SPBU di Kota Kendari.
"Semua SPBU di Kota Kendari mengalami antrean panjang seperti ini," katanya.
