KENDARI, TELISIK.ID - Sebanyak 9 ton minyak goreng curah yang dibanderol dengan harga Rp 14.000 per liter atau Rp 15.000 per kilogram disalurkan kepada masyarakat Kota Kendari, Minggu (22/5/2022).
Masyarakat yang ingin membeli minyak curah tersebut harus membawa tempat sendiri, seperti jerigen ataupun botol. Berdasarkan pantauan tim Telisik.id, jerigen atau botol itu diatur layaknya antrean lalu dikaitkan dengan tali rafia agar tetap teratur.
Bahkan, bukan hanya jerigen dan botol yang digunakan oleh masyarakat untuk mendapatkan minyak curah harga murah, tetapi ada juga galon dan termos nasi yang masuk dalam antrean.
Salah satu pembeli minyak curah, Eni Elyawati mengatakan, sebagai ibu rumah tangga dirinya merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan minyak goreng curah yang harganya jauh di bawah harga pasar tersebut.
"Meskipun minyak goreng curah tapi saya pribadi sangat bersyukur dan saya lihat minyaknya juga bagus, jernih seperti minyak-minyak di pasaran," kata warga Kendari Caddi itu.
