Angka nasional yang membaik juga menyembunyikan jurang disparitas antarwilayah.
Bali mencatat prevalensi terendah, 7,2%, jauh berbeda dengan tiga provinsi tertinggi: Papua Tengah (39,4%), Nusa Tenggara Timur (37,9%), dan Papua Pegunungan (37,3%), disusul Papua Barat Daya dan Sulawesi Barat. Dari sisi jumlah kasus, beban terbesar tetap terpusat di provinsi padat penduduk: Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Banten. Artinya, strategi generik nasional tidak akan cukup; yang dibutuhkan adalah peta intervensi berbasis wilayah.
Baca Juga: Penerapan Cukai MBDK: Momentum yang Diciptakan, Bukan Ditunggu
Anggaran yang Terjepit di Tengah Ekonomi Sulit
Inilah yang membuat judul artikel ini layak dipertanyakan: apa kabar stunting, di tengah tekanan ekonomi, yang membuat pemerintah berulang kali memangkas anggaran?
