Hal itu terjadi karena faktor masa pandemi COVID-19 ini yang mempengaruhi kurang maksimalnya serapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pendapatan lain-lain dari hasil kekayaan daerah.
Baca juga: Wali Kota Baubau Serahkan 607 Unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya
"Penyebabnya, anjloknya ekonomi global sehingga mempengaruhi keuangan pemerintah sampai jenjang terbawah, termasuk daerah Kabupaten Konawe," ujarnya, Rabu (28/10 /2020).
Saat hampir semua sektor ekonomi lumpuh, justru kegiatan pertanian masih tetap berjalan normal. Masih ada yang panen, irigasi juga masih tetap berjalan. Sehingga kebutuhan pangan Konawe masih tetap aman.
"Bahkan bisa mengirim ke daerah lain. Berbeda kalau sektor lain kita prioritaskan, misalnya infrastruktur. Belum tentu bisa menyelamatkan kita dalam situasi pandemi seperti ini," tambahnya.
