Selain itu, ada tambahan pinjaman senilai Rp 46,4 triliun. Kombinasi ini menjadi langkah utama menutup defisit anggaran.

Thomas memastikan langkah pembiayaan dilakukan dengan kehati-hatian tinggi.

“Pemerintah tetap hati-hati untuk pembiayaan dengan mempertimbangkan outlook defisit,” jelasnya.

Kondisi likuiditas pemerintah dan perkembangan pasar keuangan menjadi perhatian utama. Meskipun pembiayaan besar dilakukan, pemerintah mengutamakan keberlanjutan fiskal.

Baca Juga: Kemenkum Kenalkan Transformasi Lembaga pada Masyarakat di Hakordia 2024