JAKARTA, TELISIK.ID - Di tengah tekanan fiskal yang terus meningkat, pemerintah melalui Kementerian Keuangan menempuh langkah strategis dengan menarik utang baru senilai Rp 250 triliun hanya dalam tiga bulan pertama tahun ini.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menambal defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 yang telah menyentuh angka Rp 104,2 triliun per akhir Maret.
Kementerian Keuangan mencatat bahwa hingga akhir Maret 2025, realisasi defisit APBN telah mencapai Rp 104,2 triliun atau setara 0,45 persen dari produk domestik bruto (PDB). Angka ini merupakan 16,9 persen dari total target defisit tahun 2025 yang sebesar Rp 616,2 triliun atau 2,53 persen dari PDB.
Untuk menutup defisit tersebut, pemerintah telah melakukan penarikan utang baru senilai Rp 250 triliun. Jumlah ini setara 40,6 persen dari total target defisit anggaran tahun ini. Kementerian Keuangan menyatakan bahwa realisasi pembiayaan tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai Rp 85,6 triliun.
Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2025, Cek Formasi Lulusan SMA/SMK Gaji Tertinggi Rp 10 Juta
