"APDESI mendukung penuh Gerakan Nasional Pangan Merah Putih sebagai upaya untuk mencapai swasembada pangan. Kami berharap peran desa semakin diperkuat dalam pencapaian tersebut," ujar Alwi melalui keterangan tertulis, Rabu (6/11/2024).

Salah satu isu utama yang disampaikan adalah kesulitan petani dalam mengakses pupuk subsidi dan terbatasnya fasilitas pengairan di wilayah pedesaan. Alwi mengungkapkan, hal ini sering kali menghambat produktivitas pertanian.

“Kami berharap ada langkah konkrit dari Kementan untuk menyelesaikan masalah distribusi pupuk yang kerap kali terkendala, terutama di daerah-daerah terpencil,” tuturnya.

Menanggapi keluhan ini, Menteri Pertanian menyatakan bahwa distribusi pupuk bersubsidi akan mengalami perubahan signifikan. Sistem baru yang akan diterapkan memungkinkan petani untuk memperoleh pupuk hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), menggantikan sistem Kartu Tani yang selama ini dinilai sulit diakses oleh sebagian petani.

“Dengan sistem berbasis KTP, kami ingin memastikan setiap petani bisa mendapatkan pupuk dengan lebih mudah dan cepat,” ujar Menteri Pertanian melalui pesan WhatsApp pada Rabu (6/11/2024).