"Memang yang terlihat seperti apa yang diberitakan sebelum yakni semacam bantuan langsung tunai (BLT)," pungkasnya.
Sebelumnya, beberapa penerima bantuan mengaku bila tidak menerima bibit atas proyek tersebut, melainkan uang tunai dari penyedia.
Setiap kelompok mendapat bantuan sebesar Rp 3 juta dari total anggaran daerah tahun 2021 sebesar Rp 131 175 000.
"Jadi, setiap kelompok diberi uang tunai sebesar Rp 3 juta. Dari jumlah itu, saya hanya mendapat Rp 214 ribu mengingat terdapat beberapa anggota dalam satu kelompok," beber salah satu penerima, Mustafa.
Senada dengan itu, La Hane, penerima lainnya mengatakan, bila proses serah terima batuan saat itu dipusatkan di Dusun Pagala, Kelurahan Jayabakti, Kecamatan Sampolawa. Saat penyerahan dihadiri pula kelompok tani dari Kecamatan Siompu.
