Program BIE-D telah berkolaborasi dengan 21 perguruan tinggi negeri (PTN) untuk program beasiswa dalam negeri. Sementara untuk program beasiswa luar negeri bekerjasama dengan pemerintah China, Mesir, serta Turki.

Zakariah mengatakan program ini telah hadir sejak tahun 2022 dan tahun 2024 ini sejumlah pemerintah kabupaten dan provinsi telah turut terlibat.

“Tentu peluang ini perlu kita maksimalkan melalui bantuan beasiswa daerah pada sumber APBD tahun 2025 dan APBD perubahan tahun 2025 dengan mengacu pada kemampuan daerah masing- masing,” kata Zakariah yang juga menjabat sebagai Pj Bupati Buton Utara.

Dewan Pembina Apkasi, Sokhiatulo Laoli, menjelaskan bahwa untuk kuota yang disiapkan tergantung usulan masing-masing daerah, baik penerapannya, kesiapan, maupun kemampuan daerah.

Baca Juga: Dinas Sosial dan Dharma Wanita Sulawesi Tenggara Sunatan Massal Gratis di RS Jantung Oputa Yi Koo