Dosen Pembimbing Tim, Nur Syarianingsih Syam, SKM, M.Kes, menerangkan, aplikasi CATION ini dicetuskan oleh mahasiswa UAD Yogyakarta. "Dengan harapan dapat menjadi media komunikasi informasi dan edukasi permasalahan stunting di Indonesia," kata Nur Syarianingsih Syam.

Jika kita lihat sudah ada aplikasi lain yang memang fokus pada permasalahan stunting, tentunya aplikasi CATION ini dibuat berbeda dengan aplikasi lain.

Salah satu perbedaannya adalah ada Fitur Halo Nakes. "Jadi user atau pengguna bisa bertanya langsung terkait tumbuh kembang anak," ungkap Nur Syarianingsih Syam, yang akrab disapa Syaria.

Aplikasi CATION, lanjut  Syaria, juga akan terhubung dengan maps yang akan memudahkan para user dalam mencari fasilitas pelayanan kesehatan terdekat, jika memerlukan pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak.

Sementara itu Wakil Dekan FKM UAD, Solikhah, Ph.D, mengaku bangga dan bersyukur dengan prestasi yang ditorehkan Tim CATION UAD. "Mengingat di masa pandemi COVID-19 di mana mahasiswa belum beraktivitas di kampus, masih disibukkan dengan kuliah daring, namun mahasiswa tetap mempunyai semangat yang tinggi untuk tetap berprestasi," kata Solikhah yang berharap hal serupa itu bisa menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus mengasah kreativitas.