LOS ANGELES, TELISIK.ID - Apple resmi memperkenalkan MacBook Pro dengan PROLED XDR Display, Mac pertama yang dilengkapi layar sentuh, dalam acara "Pro and tell" di Los Angeles, Amerika Serikat, Rabu, 28 Oktober 2026. Perangkat ini hadir dalam dua ukuran, 14 inci dan 16 inci, dan menjadi perombakan besar pertama lini MacBook Pro sejak 2021.

"Ya, untuk pertama kalinya, kami menghadirkan sentuhan ke Mac," kata Chief Executive Apple John Ternus dalam acara tersebut.

Pengumuman ini mengakhiri sikap Apple selama bertahun-tahun yang menolak layar sentuh di komputer Mac. Para petinggi Apple sebelumnya berpendapat sentuhan lebih cocok untuk iPhone dan iPad, bukan untuk laptop. Kini, Apple justru menempatkan sentuhan sebagai pelengkap keyboard dan trackpad, bukan sebagai penggantinya.

Layar PROLED XDR dan Sentuhan Pertama di Mac

Layar PROLED XDR memakai panel tandem OLED, teknologi yang menumpuk dua lapisan pemancar cahaya untuk menghasilkan gambar lebih terang dan kontras lebih dalam. Apple mengklaim kecerahan puncak hingga 2.000 nit untuk konten HDR maupun SDR, rasio kontras 10.000.000:1, refresh rate adaptif ProMotion 10 hingga 120Hz, serta gamut warna P3 dan Adobe RGB. Lapisan antirefleksi membantu mengurangi silau, dan tersedia pula opsi layar bertekstur nano untuk kondisi cahaya terang.

Sensor sentuh tertanam langsung di dalam panel layar, bukan sebagai lapisan tambahan di atasnya, sehingga Apple mengklaim latensi tetap rendah dan sentuhan terasa responsif. Pengguna dapat menggeser jari untuk menggulir halaman web, mencubit untuk memperbesar foto, menyeret salindia dari satu presentasi ke presentasi lain, mengetuk dua kali untuk memenuhi layar dengan satu jendela, atau mengibaskan jendela ke posisi berdampingan. Sistem operasi macOS menerjemahkan sentuhan menjadi klik, sehingga banyak aplikasi yang sudah ada dapat langsung merespons sentuhan tanpa perlu diperbarui.