"Saya senang bahwa saya sekarang bisa datang ke pantai terdekat untuk menikmati waktu saya. Ini adalah lambang kesenangan ... itu adalah impian kami untuk datang ke sini dan menghabiskan akhir pekan yang indah," katanya dilansir AFP, mengenakan gaun biru di atas pakaian renangnya.
"Hidup itu normal (di Arab Saudi)," tambah Asma. "Sebelumnya tidak normal."
Terlihat juga pengunjung pantai berenang di perairan Pirus dan para wanita mengenakan bikini. Beberapa di antaranya merokok shisha. Saat matahari terbenam, para pemain menari mengikuti musik barat di atas panggung, dengan para pasangan berpelukan di dekatnya.
Pemandangan tersebut dianggap tidak biasa bahkan mustahil di sejumlah negara Arab yang menerapkan hukum Islam, termasuk Saudi sendiri.
"Saya merasa tidak perlu lagi bepergian ke luar negeri untuk bersenang-senang karena semuanya hampir ada di sini (Saudi)," kata seorang wanita karir, Dima, yang tengah berlibur di Pure Beach, dilansir dari Cnnindonesia, Jumat (22/10/2021).
