Sekertaris DPC PBB, Ahmar mengatakan, dirinya tidak berani memberikan keterangan banyak terkait rekomendasi PBB karena sampai saat ini belum ada arahan dari DPP atau Dewan Perwakilan Wilah (DPW) PBB. Termasuk hari dan tanggal berapa B1-KWK itu akan diserahkan.

"Saya tidak berani komentar soal rekomendasi kepada siapa, karena belum ada penyampaian secara resmi. DPW saja belum menentukan siapa yang akan dia beri (jadwal penyerahan, red) belum ada," urainya.

Diketahui, Partai Golkar dan PBB memiliki masing-masing satu perwakilan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kolaka Utara. (B)

Penulis: Muh. Risal H

Editor: Haerani Hambali