PRAHA, TELISIK.ID - Madueke membuka keunggulan pada menit kesembilan. Berawal dari umpan panjang David Raya, Gyokeres menahan bola dengan baik lalu menyodorkannya ke ruang kosong di belakang pertahanan Slavia. Madueke berlari mengejar bola, melewati kawalan Oskar Kubiak, dan menuntaskan peluang dengan tembakan mendatar melewati sela kaki kiper Nazar Domchak.

Arsenal menggandakan keunggulan pada menit ke-38. Gyokeres bertukar umpan dengan Mikel Merino di tepi kotak penalti, lalu melepaskan tembakan melengkung yang masuk ke sudut jauh gawang setelah membentur tiang. Gol itu menjadi bukti kebangkitan penyerang asal Swedia tersebut setelah awal musim yang sulit.

Mikel Arteta melakukan enam perubahan pada susunan pemain dibandingkan tim yang menang 1-0 atas Liverpool pada akhir pekan. Ben White, Piero Hincapie, Martin Zubimendi, Merino, Eberechi Eze, dan Gyokeres masuk ke tim utama. William Saliba kembali masuk skuad untuk pertama kalinya musim ini setelah pulih dari cedera punggung, meski hanya duduk di bangku cadangan.

Arsenal sebenarnya berpeluang menambah gol sebelum jeda. Merino dua kali mengancam gawang Slavia, termasuk sundulan yang melambung di atas mistar dan tembakan dari tepi kotak penalti yang ditepis Domchak. Gabriel juga nyaris mencetak gol lewat sundulan dari sepak pojok yang disapu di garis gawang.

Slavia Bangkit pada Babak Kedua

Slavia mengubah pendekatan setelah jeda dengan beralih dari empat bek menjadi tiga bek dan menekan lebih agresif. Pergantian pemain yang dilakukan tuan rumah pada jeda memberi energi baru bagi lini serang mereka. Perubahan itu membuat Arsenal kesulitan mengembangkan permainan. Tuan rumah melepaskan 17 tembakan pada babak kedua, setelah hanya mencatatkan satu tembakan sebelum jeda.