David Raya menjadi penyelamat Arsenal pada fase akhir laga. Kiper asal Spanyol itu menepis sundulan Kubiak ke tiang gawang, setelah sebelumnya Gabriel Magalhaes menyapu bola dari garis gawang. Mikulas Konecny juga membuang peluang emas lewat sundulan yang melenceng dari sasaran.
Slavia akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-90. Umpan silang rendah David Jurasek dari sisi kiri disambar Wiktor Nowak dari jarak dekat. Gol itu membuat lima menit masa injury time berjalan menegangkan, tetapi Arsenal mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir. Stepan Chaloupek sempat membuang peluang menyamakan kedudukan lewat sundulan yang meleset.
Arteta: Babak Kedua Sangat Ceroboh
"Dua babak yang sangat berbeda. Babak pertama kami bermain di level yang sangat tinggi, luar biasa di beberapa momen, saya kira. Kami berada di bawah tekanan, sangat ceroboh, kami terlalu sering kehilangan bola dan terlalu banyak melakukan sapuan yang buruk," ujar Arteta seusai laga.
Kemenangan ini membawa Arsenal mengoleksi 10 poin dari empat pertandingan dan naik ke peringkat ketiga klasemen fase liga, di bawah Paris Saint-Germain dan Real Madrid yang sama-sama mengoleksi 12 poin. Slavia, sebaliknya, memperpanjang rekor tanpa kemenangan di kompetisi Eropa menjadi 23 laga, menyamai rekor terpanjang dalam sejarah Piala Eropa dan Liga Champions.
Kemenangan ini datang tepat setahun setelah Arsenal menang 3-0 di Praha pada fase liga musim lalu. Arsenal kini telah memenangi 13 pertandingan di semua kompetisi musim ini, jumlah terbanyak bersama Barcelona dan Real Madrid di antara tim-tim liga top Eropa. Slavia sendiri masih mengoleksi satu poin dari empat pertandingan pada fase liga musim ini.
