Cedera ini menambah daftar masalah kebugaran di lini serang Arsenal, karena Christos Tzolis masih menepi akibat cedera hamstring dan William Saliba masih memulihkan cedera punggungnya. Piero Hincapie, yang mengalami masalah pergelangan kaki, masih diragukan tampil, meski ada peluang ia kembali ke skuad pertandingan. Saka sendiri punya riwayat cedera yang panjang dalam dua musim terakhir, termasuk operasi hamstring pada Desember 2024 yang membuatnya absen lebih dari tiga bulan, serta masalah Achilles yang membuatnya melewatkan tujuh pertandingan musim lalu.
Sky Sports mencatat pentingnya Saka lewat data sejak ia menjadi starter reguler pada musim 2020/2021, dengan persentase kemenangan Arsenal 64,2 persen saat ia menjadi starter berbanding 53,3 persen saat ia tidak bermain. Musim lalu perbedaannya bahkan lebih tajam, dengan 76 persen kemenangan saat Saka menjadi starter berbanding 53,8 persen tanpa dirinya. Musim ini ia menjadi pencetak gol terbanyak Arsenal di Liga Inggris dengan tiga gol, sekaligus memimpin rekan-rekannya dalam jumlah tembakan, sentuhan di kotak penalti lawan, dan expected goals.
Madueke dan Eze Jadi Kunci
Tanpa Saka, Noni Madueke diprediksi mengisi sisi kanan serangan, posisi alaminya, setelah ia tampil dari sisi kiri pada beberapa laga terakhir. Madueke mencetak gol kemenangan Arsenal atas Nottingham Forest pada akhir pekan lalu, dan melawan Bayern ia berperan dalam gol penyeimbang Declan Rice lewat umpan pertama yang diteruskan Viktor Gyokeres. Eze, yang menggantikan Saka di Munchen dan mencetak gol pembuka, diprediksi kembali menjadi starter, kemungkinan besar dari sisi kiri.
"Saya pikir Ebs menjalani laga yang hebat, bukan hanya golnya, tetapi juga aksinya, penampilannya secara keseluruhan, dan kerjanya tanpa bola," kata Mikel Arteta.
Arteta juga menilai Madueke menawarkan kecepatan dan permainan langsung yang lebih eksplosif dibanding Saka, meski penyelesaian akhirnya masih belum konsisten. Melawan Lille, Madueke tercatat melepaskan 14 umpan silang yang tidak berhasil sebelum akhirnya memberi assist untuk gol pembuka Jurrien Timber. Arteta menekankan pentingnya volume aksi menyerang bagi pemain seperti Madueke, karena peluang yang terus diciptakan pada akhirnya akan berbuah gol.
