Puasa Ramadan pertamanya tahun lalu terasa menyenangkan, meski menantang sebagai perempuan muda, terutama dalam mencari takjil.
Baca Juga: Kisah Profesor Harvard Henry Klassen Menjadi Mualaf: Perjalanan Spiritual dari Akademisi ke Islam
Sebelum memutuskan menjadi mualaf, Michelle berdiskusi dengan ayahnya: "Pa, saya merasa lebih nyaman di Islam... Saya suka agama ini... Saya lebih teratur."
Ayahnya menyarankan belajar wudu, salat wajib, dan hafalan terlebih dahulu, serta menunggu beberapa bulan untuk memastikan.
Ibunya tidak melarang, tapi mengingatkan: "Jangan kembali ke agama sebelumnya... Agama bukan mainan."
