“Jadi kami mulai tanggal 25 Maret sampai 26 April. Kita selalu standby (untuk arus mudik dan arus balik), dibantu TNI, kepolisian, Basarnas, pihak kesehatan, ada juga dari Pelindo,” tambahnya.
Lebih lanjut, Capt. Rahman mengungkapkan bahwa permasalahan yang dihadapi setiap tahunnya adalah karena kuota kapal yang kurang, dan tahun ini ia bersyukur karena jumlah kapal yang disediakan terpenuhi.
“Permasalahan tahun sebelumnya kan memang kapal, alhamdulillah tahun ini kapal terpenuhi,” tutupnya.
Salah satu penumpang kapal Sabuk Nusantara Rute Bobong - Kendari yang enggan menyebut namanya mengatakan, sengaja berangkat lebih awal, agar dapat segera beristirahat sesampainya di Kendari, mengingat waktu perjalanan yang cukup lama.
Baca Juga: Sampah Menggunung Sejak Lebaran, Warga Kendari Keluhkan Bau Busuk
