Pihak Hamas pun memberikan respons keras terhadap veto ini. Juru bicara Hamas, Basem Naim, menyebut langkah AS sebagai
“memalukan dan tercela”, serta bertentangan dengan nilai-nilai yang diklaim AS selama ini. “Bagaimana mungkin perwakilan Amerika di PBB mengangkat tangan menentang resolusi yang bisa menyelamatkan ribuan nyawa warga sipil tak berdosa?” ujarnya, dikutip dari Newsweek.
Menurut Naim, penggunaan hak veto yang berulang kali menunjukkan keberpihakan total Amerika terhadap Israel, apa pun bentuk pelanggaran hukum internasional yang dilakukan negara tersebut.
Dukungan AS terhadap Israel juga disambut hangat oleh pihak Tel Aviv. Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, menyampaikan terima kasih kepada Washington atas sikapnya.
“Kami berterima kasih kepada Amerika Serikat karena berdiri di sisi yang benar—di sisi kebenaran, keadilan, dan kejelasan moral,” katanya.
