Menurut Danon, pesan dari resolusi itu justru berbahaya karena bisa dianggap sebagai legitimasi internasional terhadap tindakan Hamas.
“Tahan sandera sipil, dan PBB tetap akan memihak kalian. Teruskan perang, dan tekanan tetap akan jatuh kepada Israel, bukan kepada teroris yang memulainya,” lanjutnya.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, juga memuji langkah pemerintahan Presiden Donald Trump.
“Sekali lagi menunjukkan kepada musuh-musuh kami bahwa tidak ada jarak di antara kami," Kata Netanyahu, Dalam pernyataan di media sosial.
Baca Juga: Amerika Habiskan Rp 812 Miliar Suplai Kondom ke Jalur Gaza
