MEDAN, TELISIK.ID - Ibunda Ken Admiral mengaku mendapatkan kiriman parcel beserta flashdisk berisi rekaman penganiayaan yang dilakukan anak AKBP Achiruddin Hasibuan berinisial AH.

Kiriman parcel itu diterima oleh Evi, ibunda Ken Admiral menjelang lebaran atau hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Itu diungkap oleh Evi usai diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara, Kamis (27/4/2023) malam.

"Jadi, awalnya kejadian penganiayaan itu terjadi 22 Desember 2022 malam. Usai kejadian itu, kami (pihak keluarga) membuat laporan ke Mapolrestabes Medan. Namun video itu belum viral, video itu viral ya setelah kami mendapatkan kiriman parcel dan flashdish," ungkapnya.

Setelah melihat adanya kiriman itu, mereka langsung memeriksa isi flashdisk dalam paket itu. Setelah dibuka, dari situlah terungkap aksi penganiayaan secara beringas yang dilakukan oleh AH. Pihak keluarga enggan memberikan informasi siapa sosok pengirim flashdisk itu.

"Jadi, sangat sadis perlakukan AH terhadap anak saya. Saya sampai tidak tega melihatnya. Orang tua mana yang tidak menangis melihat anaknya dianiaya secara sadis seperti ini," tambahnya.