Pada 2009, Ghani pernah mencalonkan diri sebagai presiden, namun gagal menang. Pria 72 tahun itu pun bergabung dengan beberapa politisi kenamaan Afghanistan, termasuk panglima perang Abdul Rashid Dostum, dan memenangkan jabatan presiden 5 tahun kemudian.

Semasa ia menjabat, ada beberapa pernyataannya yang menjadi blunder saat itu. Salah satunya dia mengatakan pasukan keamanan Afghanistan akan mengalahkan Taliban, sehingga pasukan koalisi yang dipimpin AS bisa meninggalkan negaranya pada 2021.

Analisis bahwa pasukan koalisi keluar tahun ini memang tepat, tapi alasannya bukan karena Taliban berhasil dikalahkan, justru sebaliknya.

Pada awal Agustus 2021, saat Taliban mulai merebut kota demi kota, Ghani mengatakan tak ingin bernasib sama dengan mantan Raja Amanullah Khan yang turun takhta lalu melarikan diri ke India pada 1929.

"Saya tidak akan lari. Saya tidak akan mencari tempat aman dan saya akan mengabdi untuk rakyat," ujarnya di sebuah acara di Kabul kala itu.