"Seandainya saya tinggal di sana, seorang presiden terpilih Afghanistan akan digantung lagi tepat di depan mata rakyat Afghanistan sendiri," ucapnya.
Sementara itu, situasi di Afghanistan masih tak menentu. Meski istana kepresidenan dikuasai Taliban, belum ada pengumuman resmi mengenai struktur pemerintahan.
Pada Selasa (17/8/2021) lalu, Wakil Presiden Afghanistan, Amrullah Saleh, justru mendeklarasikan bahwa ia merupakan penjabat presiden.
Saleh merujuk pada Konstitusi Republik Islam Afghanistan yang menyatakan bahwa jika presiden tidak hadir, melarikan diri atau meninggal, wakil presiden pertama akan menjadi penjabat Presiden.
"Saya berada di dalam negeri dan saya secara hukum dan sah bertanggung jawab atas posisi ini. Saya berkonsultasi dengan semua pemimpin negara untuk memperkuat posisi ini," kata Saleh di Twitter. (C)
