KENDARI, TELISIK.ID - Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra), Henry diduga mengalami penganiayaan yang dilakukan SP yang merupakan ketua salah satu koperasi di Kendari.

Henry mengatakan, penganiayaan yang menimpanya berupa pemukulan secara bertubi-tubi oleh terduga pelaku di Kantor Koperasi, jalan Chairil Anwar, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari, Sultra, Selasa (29/3/2022) lalu.

"Penganiayaan berawal saat saya hendak mengambil Sisa Hasil Usaha (SHU) milik anak saya," ujar Henry saat dihubungi Telisik.id, Jumat (1/4/2022).

Di kantor koperasi tersebut, dirinya bertemu istri dari terduga pelaku penganiayaan.

"Saat saya minta SHU istri SP tidak mau memberikan, lantas saya bertanya kenapa tidak diberikan," ucapnya.