Politikus PKS ini yakin dari jumlah temuan tersebut tidak ada satupun ASN dari Kota Kendari. Hal itu karena pemerintah kota sudah melalui proses yang cukup baik dalam menyeleksi masyarakat yang akan menerima bansos.
Sulkarnain menjelaskan, sebelum nama calon penerima bansos diusulkan ke Kemensos terlebih dulu dilakukan musyawarah kelurahan atau muskel, dan selanjutnya diverifikasi oleh pihak Dinas Sosial.
Baca Juga: Bertahan di Tengah Pandemi COVID-19 dengan Kerajinan Nentu
"Jadi kalau saya menduga Insyaallah tidak ada di Kota Kendari," pungkasnya.
Sebelumnya, Tri Rismaharini menyebutkan dari 31.624 ASN yang menerima bansos, sebanyak 28.965 adalah ASN aktif, sedangkan sisanya diperkirakan pensiunan.
