Ketua Badan Pemuda Nusantara (Bapera) Muna Barat, La Ode Agus menerangkan, domisili ASN di Bumi Laworoku, sudah dirintis sejak pemerintahan sebelumnya. Namun, sempat kendur yang dikarenakan Pilkada Muna tahun 2020, ASN berbondong-bondong pindah domisili kembali ke Muna dengan tujuan bisa menambah suara salah satu calon bupati yang hijrah dari Muna Barat.
Buntut dari pindah domisilinya ASN itu, perputaran ekonomi menjadi lesu. Warung-warung makan sepi dan rumah-rumah kos telah banyak yang tidak berpenghuni.
"Pj bupati harus tegas soal domisili ASN. Bila ada ASN atau pejabat yang masih tinggal dan ber-KTP Muna, sebaiknya di nonjob," tegasnya. (A)
Penulis: Sunaryo
Editor: Haerani Hambali
