Rombongan kemudian bergerak menuju kawasan Abeli Dalam untuk melihat progres pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat. Berdasarkan laporan di lapangan, progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 67 persen.

Baca Juga: SKO Sulawesi Tenggara Buka SPMB 2026, Siapkan Asrama dan Pembinaan Atlet Pelajar Berprestasi

Andi Sumangerukka mengatakan ketersediaan material pembangunan relatif aman. Namun, pengerjaan proyek masih menghadapi kendala keterbatasan tenaga kerja di lapangan sehingga proses pembangunan terus dipercepat.

“Pekerjaan dilakukan sampai jam satu malam untuk percepatan. Yang penting kualitas bangunan tetap dijaga,” tegasnya.

Sementara itu, Siska menyatakan Pemerintah Kota Kendari mendukung penuh program Sekolah Rakyat karena dinilai mampu membuka akses pendidikan lebih luas bagi masyarakat kurang mampu di Kota Kendari.