"Image buruk markas narkoba kini melekat di lingkungan rumah dinas kami. Sangat miris mendengarnya. Kadang, pemakainya secara terang-terangan mengkonsumsi barang haram tersebut dan mengakui baru saja pompa," ucapnya.

Haslan sendiri mengaku sudah menjadi korban pencurian yang diduga dilakukan oleh pemakai narkoba di sana. Sebab, hanya orang dalam yang berani melakukan aksi pencurian di kompleks tersebut.

"Sangat nekad pelakunya masuk ke dalam rumah dan menjarah sejumlah barang berharga, seperti 4 unit handphone dan tas kerja berisikan sejumlah uang tunai dan dokumen penting milik saya," katanya.

Peristiwa pencurian yang dialami Haslan Tambunan telah dilaporkannya sesuai dengan nomor  STTLP/3127/X/2022/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara, Jumat 7 Oktober 2022.

"Jadi rumah saya dimasuki maling. Kemungkinan pelakunya lebih dari 3 orang. Bukan saya saja yang mengalami resah, sejumlah penghuni lainnya juga menjadi korban pencurian. Diduga gegara pengaruh narkoba sehingga pelakunya nekad mencuri di rumah dinas. Saya sudah dua kali mengalami kemalingan," terangnya