"Itu memang dianggarkan tahun ini, tetapi memang diakui ada sedikit hambatan karena musibah wabah COVID-19," ujarnya.

Sementara itu, terkait apakah dana pembangunan asrama akan dipotong dan dialihkan untuk dana penanggulangan COVID-19 itu tergantung kondisi wabah COVID-19 kedepan.

"Adapun apakah anggaran dana pengadaan asrama akan dipotong dan dialihkan ke COVID-19 itu tidak ada, terkecuali bencana ini makin parah selama 3 bulan ke depan, maka akan ada pemotongan anggaran dan mungkin saja anggaran asrama bisa dipotong. Tetapi tentunya semua itu harus melalui mekanisme dan aturan yang berlaku," tambah Rendi.

Rendi juga meminta Kabag Pemerintahan, segera mengambil langkah bijak untuk melakukan pembebasan lahan dan menindaklanjuti pengadaan asrama tersebut.

Rencananya pembangunan asrama mahasiswa ini, akan dilakukan di Kota Kendari.