"Melalui pelaksanaan Assessment Center ini, diharapkan dapat menghasilkan pejabat tinggi pratama yang mampu melaksanakan tugas di satuan kerja dengan lebih baik, bertanggung jawab, optimal, dan profesional," ungkapnya.
Assessment Center Polri sendiri membawa konsep penilaian yang terfokus pada kemampuan manajerial dan keberhasilan dalam menangani serta memberikan solusi pemecahan masalah. Tujuan akhirnya adalah memenuhi harapan Pemda Buton Tengah dan Muna Barat untuk memiliki pejabat yang kompeten dan berintegritas tinggi.
Kemudian, Kombes Pol Danang Beny berterima kasih kepada Pj Bupati Buton Tengah dan Pj Bupati Muna Barat beserta jajaran yang telah menggelar seleksi terbuka menggunakan fasilitas Assessment Center Polri di Polda Sulawesi Tenggara. Ia yakin kegiatan itu akan berjalan independen dan menghasilkan pejabat yang memenuhi kriteria yang diharapkan.
Seiring berjalannya waktu, harapan masyarakat Buton Tengah dan Muna Barat kini tertuju pada hasil seleksi ini, diharapkan akan melahirkan pemimpin berkualitas dan mampu membawa kemajuan di tingkat pemerintahan kabupaten.
Sementara itu, Pj Bupati Muna Barat, Bahri mengatakan, Muna Barat di akhir tahun 2023 ini mengalami tiga kekosongan JPTP sebab pejabat lama akan memasuki purna bakti.
