NASA dan badan antariksa Jepang JAXA pernah mempertimbangkan untuk mengumpulkan sampel dari Nereus menggunakan pesawat ruang angkasa Hayabusa JAXA karena asteroid ini terbilang cukup sering berada di wilayah tata surya.
Namun, kedua badan antariksa itu akhirnya lebih memilih asteroid 25143 Itokawa untuk diambil sampel.
Dilansir dari CNET, NASA memprediksi bahwa setelah pekan ini, Nereus akan mendekati bumi kembali pada 2 Maret 2031 dan November 2050.
Kunjungan Neurus yang lebih dekat ke tata surya diproyeksikan akan terjadi pada 14 Februari 2060, saat asteroid ini berada dalam jarak sekitar 1,2 juta kilometer dari bumi.
Pada waktu tersebut, bongkahan batu angkasa luar ini akan berada pada jarak tiga kali lipat dari jarak bulan dan bumi, membuatnya sangat dekat dengan planet kita.
