Baca Juga: Efek Daring, Banyak Murid Kelas 3 SD di Kendari Belum Pintar Membaca
Baca Juga: Hilang 5 Hari, Nelayan Asal Muna Ditemukan Mengapung di Perairan Konsel
Anggaran yang dibutuhkan untuk memperbaiki dua bangunan itu kurang lebih ratusan juta rupiah. Anggaran bersumber dari swadaya kader, para anggota DPRD Fraksi Golkar dan dana partai.
"Kita usahakan perbaikan cepat selesai. Karena biar bagaimana pun, kantor itu simbol partai," terangnya.
Dari beberapa partai politik yang memiliki perwakilan di DPRD Muna, hanya Golkar yang memiliki gedung kantor. Sedangkan partai lainnya hanya mengontrak. Kantor Golkar tersebut dibangun oleh Ridwan Bae yang kala itu menjabat sebagai ketua DPD II sekaligus Bupati Muna. (C)
