• Menegaskan dukungan terhadap prinsip-prinsip multilateralisme sesuai Piagam PBB.

Baca juga: UMKM Terkena Dampak Resesi, Politisi PKB Ajak Beli Produk Lokal

Pernyataan ini, menurut Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi, diusulkan Indonesia dan dikembangkan serta diperkuat oleh negara ASEAN melalui proses pembahasan yang matang.

Sejak akhir Juli 2020, Menlu Retno secara intensif melakukan komunikasi dengan seluruh Menlu ASEAN membahas perkembangan terakhir di kawasan.

“Indonesia mengajak negara ASEAN terus berkomitmen untuk menjadikan Kawasan Asia Tenggara sebagai Kawasan damai, bebas, dan netral sesuai prinsip dalam Deklarasi ZOPFAN dan TAC,” tandasnya.