Baca Juga: Peringati HANI, BNNP Lakukan Khitanan dan Vaksinasi
"Serta guru Bimbingan Konseling (BK) untuk tingkat SMP, itu masih sangat kurang di Kota Kendari. Dan memang untuk sekarang, yang menutupi kekurangan 2.000 guru, kami masih mengandalkan para guru-guru honorer yang ada, untuk bisa mengajar dan mendidik para siswa-siswi," jelasnya.
Tempat berbeda, orang tua siswa, La Zami mengungkapkan guru menjadi sebuah ujung tombak untuk menciptakan SDM yang unggul. Untuk itu, kekurangan guru merupakan sebuah hal yang sangat kurang baik buat sistem pendidikan.
"Seharusnya ini bisa segera diatasi dengan baik, entah itu memberikan kesempatan bagi para lulusan pendidikan untuk mengabdi, atau lain sebagainya, dengan syarat kesejahteraan mereka terjamin. Saya yakin, kekurangan guru seperti ini, tidak akan terjadi," ujarnya. (A)
Penulis: Muhammad Ilwanto
