Mantan anggota DPRD Sulawesi Tenggara ini menyebutkan, khusus di Kecamatan Mowila yang terdeteksi 32 kasus stunting, pihaknya, mengupayakan memberikan bantuan berupa beras sebanyak 15 Kg, Telur 1 krak, ayam tiga ekor dan bibit sayuran. Juga bisa menyisihkan sedikit rezekinya untuk bersama-sama mengurangi beban keluarga terdampak dengan diuangkan.

“Insya Allah, Jumat, 4 November 2022, mendatang, bertempat di halaman kantor Camat Mowila, secara simbolis kita memberikan bantuan,“ ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang anggota satuan tugas stunting Konawe Selatan, Ilman Aidin mengungkapkan, audit kasus stunting (AKS) yang menemukan 32 kasus merupakan kegiatan AKS tahap pertama. Di mana untuk AKS tahan kedua bakal dilakukan di November mendatang. Sasaran daerah AKS dengan melihat angka prevelansinya yang tinggi.

Baca Juga: Biaya Pembenahan Abrasi Pantai Pakue Kolaka Utara Capai Rp 3,5 Miliar

Stunting menurut WHO adalah gangguan tumbuh kembang yang dialami anak akibat gizi buruk, infeksi berulang dan stimulasi psikososial yang tidak memadai.