Hanya saja, ia melanjutkan, sebelum menghilangkan bak sampah ini mesti ada program lain yang menjadi penggantinya sebagai solusi. Sehingga diharapkan program menjemput sampah ke rumah-rumah warga ini nantinya bisa menjadi solusi yang digagas oleh Pemkot Kendari.
Baca juga: 7 Hari Jelang dan Pasca Lebaran, Basarnas Tingkatkan Pengawasan
"Memang mesti dulu dibentuk pengelola sampah baru dihilangkan. Sebagaimana di kota besar, kenapa tidak ada bak sampah di perumahan warga, ternyata memang ada pengelolanya. Mudah-mudahan bisa kita ikuti itu mengangkut sampah dari rumah ke rumah," pungkasnya.
Pemkot Kendari melalui Dinas Lingkungan dan Kehutanan (DLHK) Kendari menargetkan menghilangkan bak sampah warga yang diganti dengan pengangkut sampah dari rumah ke rumah pada akhir tahun 2021 ini.
Sementara itu, Tim JARS Foundation, Titik Suminar mengungkapkan, program kerjasama dengan Pemkot ini merupakan upaya untuk melakukan pengelolaan sampah berbasis masyarakat, sebab kalau pemerintah saja maka akan sulit. Makanya harus melibatkan dan butuh kesadaran dari masyarakat itu sendiri.
