“Karena itu masyarakat agar sampah rumah tangganya dipilah antara sampah basah dan kering, atau organik dan anorganik karena ke depan melalui program ini pengangkutan sampah akan dilakukan di rumah masing-masing,” ujarnya.
Olehnya itu, ia berharap pemerintah di tingkat kelurahan akan membentuk komunitas peduli lingkungan untuk membantu menjemput sampah-sampah dari rumah ke rumah. Untuk sampah yang punya nilai ekonomis seperti sampah plastik maka akan diolah kembali, seperti membuat paving block dan sebagainya. Sedangkan sampah basah akan diolah menjadi kompos.
"Pada intinya program ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi sampah yang akan dibawa ke tempat pengolahan akhir," pungkasnya. (B)
Reporter: Fitrah Nugraha
Editor: Haerani Hambali
