Namun, ATR/BPN Muna Barat masih akan melakukan perhitungan ulang terkait jumlah bidang tanah yang disetujui oleh pusat. Hal ini berkaitan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto mengenai efisiensi anggaran, sehingga kemungkinan ada penyesuaian kuota untuk PTSL di Muna Barat.
Meski begitu, pihak ATR/BPN Muna Barat tetap optimis dan tidak mengendurkan semangat awal untuk melaksanakan pengukuran tanah.
ATR/BPN Muna Barat juga masih menunggu dana optimalisasi yang dapat diberikan oleh provinsi atau kabupaten lain yang tidak dapat memenuhi target, yang nantinya akan membantu memaksimalkan anggaran untuk program PTSL.
Pihak ATR/BPN Muna Barat juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk meminta alokasi dana hibah guna menambah kegiatan. Edison memastikan bahwa komitmen untuk mengukur 1.500 bidang tanah akan tetap diupayakan.
Sementara itu, data dan persyaratan yang diperlukan dari masyarakat terus dikumpulkan agar target penerbitan 1.500 sertifikat pada Juli mendatang dapat tercapai.
