JAKARTA, TELISIK.ID - Wacana optimalisasi pajak dari sektor informal kembali menjadi sorotan setelah Hashim Djojohadikusumo menyinggung potensi penerimaan negara dari usaha jasa hingga warung makan.
Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi tersebut menilai Indonesia memiliki kemampuan ekonomi untuk membiayai program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.
Menurut Hashim, persoalan pembiayaan program pemerintah bukan terletak pada keterbatasan sumber daya ekonomi, melainkan belum maksimalnya pengelolaan potensi penerimaan negara melalui sektor perpajakan.
Pernyataan itu disampaikan dalam pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) 2026.
Adik Presiden Prabowo Subianto tersebut menyebut, Indonesia memiliki potensi ekonomi besar dan seharusnya mampu masuk dalam kelompok negara industri maju atau Group of Twelve (G12).
