Tahun lalu, suhu permukaan global tahunan 2019 menjadi yang terhangat kedua dalam kurun waktu 140 tahun terakhir, atau sejak pencatatan suhu modern dimulai pada 1880.
Tahun 2019, suhu permukaan laut dan daratan global dilaporkan meningkat 0,95 derajat Celcius.
Angka ini hanya 0,04 derajat lebih rendah dari rekor peningkatan suhu bumi tertinggi yakni 0,99 derajat Celcius pada 2016 yang menjadi tahun terhangat di bumi.
Sebelum itu, rekor tahun terhangat kedua dipegang oleh 2015 dengan peningkatan suhu global mencapai 0,93 derajat Celcius. Sejak 2015 juga bumi terus mencatatkan lima tahun terpanasnya dalam rekor 1880-2019.
Pola yang sama terjadi di Indonesia, 2019 juga menjadi tahun terpanas kedua yang dialami masyarakat Indonesia. Data observasi stasiun pengamatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperlihatkan, anomali suhu pada 2019 mencapai 0,58 derajat Celcius dari rata-rata periode normal (1981-2010).
