Salah satu gangguan kesehatan yang dapat muncul akibat kebiasaan telat makan yaitu tukak lambung. Dalam kasus ini, dinding lambung terluka atau mengalami iritasi karena terus-menerus terkena asam lambung yang bersifat mengikis.

Penderita tukak lambung biasanya mengalami sakit perut, mual, serta nyeri pada ulu hati (heartburn). Kumpulan gejala inilah yang selama ini dikenal sebagai maag. Stres pada tubuh akibat melewatkan waktu makan bisa membuat gejala ini bertambah parah.

5. Memperparah gejala sindrom iritasi usus

Penderita sindrom iritasi usus kadang melewatkan waktu makan karena perutnya tidak nyaman. Alih-alih meredakan gejala, hal ini justru bisa membuat perut terasa semakin perih. Pasalnya, rasa lapar termasuk pemicu gejala sindrom iritasi usus besar (IBS).

Orang dengan penyakit ini disarankan untuk makan secara teratur. Apabila porsi makan tiga kali sehari terlalu berat untuk perut Anda, gantilah dengan porsi yang lebih kecil dengan intensitas 5 – 6 kali sehari. Ini akan membuat kerja usus menjadi ringan.