Tentunya ada peraturan tersendiri bagi turis yang mengunjungi negara ini. Namun, warga negara harus mematuhi peraturan yang tertera dalam undang-undang yang telah dikeluarkan pemerintah setempat.
Dilansir Liputan6.com, perubahan gaya berbusana di kalangan perempuan muda Saudi telah menarik gerutu dari beberapa kelompok konservatif, termasuk perempuan yang sebagian besar dari mereka masih memakai abaya hitam tradisional.
Baca Juga: Ada Suku di China, Wanita Bebas Lakukan Hubungan Sex Tanpa Nikah dengan Banyak Pria
Di luar kota yang relatif kosmopolitan seperti Jeddah atau Riyadh, perempuan masih bisa menghadapi persekusi karena melanggar aturan berpakaian yang berakar dalam tradisi Saudi.
Pangeran Arab Saudi, Mohammed Bin Salman mengatakan bahwa "baik laki-laki maupun perempuan harus berpakaian sopan ... tetapi Islam tidak secara partikular mewajibkan (perempuan) harus mengenakan abaya atau mengenakan penutup kepala," ujarnya.
